Nostalgia yang Hanya Ada di Musik 90an

Nostalgia yang Hanya Ada di Musik 90an

Helpsameer – Apakah Anda masih di semester terakhir Anda? Apakah Anda berjuang dengan tesis yang belum selesai? Atau sudah mulai bekerja? Kamu bisa menjadi salah satu orang yang diberkati karena lahir dan besar di tahun 90-an, guys! Nah, bagaimana bisa?

 

Untuk anak-anak generasi 90-an, mereka harus memiliki kenangan unik yang tidak boleh dilupakan. Dari nongkrong di MTV Indonesia setiap hari, mengoleksi kaset, hingga tidak bisa lepas dari Walkman. Ya, lagu itu salah satu roman 90-an yang bikin susah move on! Apakah Anda tidak setuju?

 

Saya tidak ingin memfitnah musik generasi lain, tapi sepertinya tahun 90-an menjadi generasi emas musik Indonesia, kan! Bukan hanya penyanyi atau band, acara musik seperti mengobrol dengan band baru atau posisi chart benar-benar terjadi saat ini.

 

Nah, pada artikel kali ini mp3 juice ingin mengajak Anda untuk bernostalgia dan kembali ke mesin waktu ke era musik 90-an.

 

Tahun 90-an punya penyanyi keren

  1. Chrisye

Nama besar mendiang Chrisye memang sulit ditiru di era 90-an. Pasalnya, penyanyi yang bernama Chrismanysah Rahadi ini lebih tepat disebut sebagai musisi sepanjang masa yang karyanya merentang dari tahun 60-an hingga saat ini. . .

 

Pada tahun 1990-an Chrisye produktif berkarya, menghasilkan 5 album yang semuanya meledak, antara lain album Kala Cinta Menggoda (1997) dan Badai Pasti Berlalu (1999), dapat didengar di stafaband.

Read :   "Backstage" Film Seputar Industri Musik Yang Belum Dikenal

 

  1. Titi DJ

Berbicara tentang penyanyi 90-an, kita pasti ingat Titi Dwi Jayanti alias Titi DJ. Karirnya sangat pesat saat ini. Lagu-lagu yang sukses di pasaran adalah Bintang, Ekspresi atau Sang Dewi, membuatnya layak menyandang gelar diva Indonesia.

 

  1. Oppie Andaresta

Masih ingatkah kamu dengan lagu Just Delusion dengan lirik ‘Seandainya saja aku menjadi orang kaya’? Lagu bertema kritik sosial ini dinyanyikan oleh Oppie Andaresta yang juga salah satu ikon tahun 90-an. Oppie dikenal piawai menciptakan musik dan lirik yang unik.

 

Pada awal 2009, dengan gaya santai, penyanyi ini merilis single berjudul Aku Jomblo, Aku Sangat Bahagia, yang menjadi lagu kebangsaan para lajang di seluruh Indonesia.

 

  1. Nugie

Yang suka ikutan MTV Indonesia pasti hapal lagu-lagu Nugie seperti Tea Maker, Night Painter, Sparrow atau Tricked. Nugie adalah salah satu penyanyi yang sangat peduli dengan alam. Musiknya memungkinkan dia untuk mengkampanyekan orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

 

  1. Banyak Penyanyi Cilik

Anak-anak 90-an patut bersyukur karena pada masa itu cukup banyak produksi lagu anak-anak. Lagu-lagunya juga enak dan enak didengar, misalnya Diobok-Obok yang dimainkan Joshua Suherman atau Anak Gembala karya Tasya.

Read :   Fitur Karaoke Di Spotify

 

Di tahun 90-an, anak-anak tidak mendengarkan Smash, Justin Bieber atau One Direction. Sudah ada Maissy, Chiquita Meidy, Enno Lerian, Tina Toon atau Trio Kwek Kwek. Um, ingat tidak ada lagu berjudul “Perlu Kencing dan Tikus Makan Sabun”?

 

Band sukses di tahun 90-an

  1. Pop

Kalau ditanya jumlah pastinya, saya tidak tahu ada berapa band pop di tahun 90-an. Yang jelas, nama-nama band di era ini sederhana dan mudah diingat. Sebagian besar nama hal-hal seperti Tuhan, Beras, Potret, Kafein, Wayang, Gigi, Bunglon, Cokelat, AIR atau Es Krim Nanas.

 

Mungkin musisi tidak terlalu memikirkan nama atau filosofi yang rumit, tetapi hanya fokus pada karya yang bagus, baik secara musikal maupun lirik. Buktinya, musiknya masih dikenang. Apa kamu setuju?

 

  1. Rock

Pikirkan lagu Surti Tejo atau Putri karya Jamrud. Musik rock bisa dibilang hits di era 90-an, selain Jamrud ada Slank, Boomerang, Neutral, Power Metal, RIF, Edane dan masih banyak lagi.

 

Yang kerennya tahun 90-an punya grup rock wanita yang sangat ikonik bernama Geger Band. Sayangnya, band ini hanya memiliki satu hit single yang berjudul Tajir. Di mana anggota band ini?

Read :   The Most Popular Live Streaming Application for Smartphones

 

  1. Rap

Siapa yang tidak tahu Iwa K? Seolah-olah Amerika punya Tupac Shakur atau Eminem, Indonesia Iwa K. Rap ​​dan musik hip-hop membuat anak muda Indonesia tahun 90-an menggilai celana dan baju baggy.

 

Pernah lihat Denada nge-rap dan pakai kemeja flanel? Jika belum, Anda harus menontonnya, guys! Meski kini beralih ke dangdut, Denada dianggap sukses sebagai rapper wanita saat itu.

 

  1. Musik 90an lebih bervariasi

Sepanjang tahun 90-an, musiknya lebih bervariasi. Hampir semua genre musik menghasilkan lagu yang bagus dan catchy.

 

Misalnya, band ska seperti Type-X atau Jun Fan Gung Foo sering tampil dengan topi bantal, suspender, dan pemain terompet atau pemain saksofon. Jika Anda menyukai musik funk, ada Funky Corporal yang mantan bassisnya membentuk band baru, Fade 2 Black.

 

  1. Musik parodi dari tahun 90-an

Nah, salah satu hal yang sangat booming di tahun 90-an adalah musik parodi. Apakah Anda ingat Padhyangan 6? Atau ingin tahu lebih banyak tentang Project-P atau P-Project?

 

Biasanya mereka memparodikan musik orang lain, namun grup ini akhirnya cukup sukses membuat album sendiri. Nasib anak-anak di wisma dan antrian di konter adalah 2 lagunya yang melekat di kepala anak-anak tahun 90-an!