Karimunjawa: Surga Bahari Eksotis di Jepara yang Memesona

Kepulauan Karimunjawa adalah suatu wilayah yang menjadi bagian dari Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Wilayah ini terdiri dari sekitar 1.500 hektar daratan dan 110.000 hektar perairan. Selama ini, Karimunjawa dikenal dengan keindahan wisata baharinya, seperti pantai berpasir putih, layar, memancing, snorkeling, dan diving. Namun, sebenarnya terdapat banyak wisata menarik lainnya yang bisa dinikmati di Karimunjawa.

Taman Nasional

Karimunjawa adalah sebuah kepulauan yang secara administratif merupakan sebuah kecamatan di Laut Jawa, bagian dari Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1986, Kementerian Kehutanan menetapkan wilayah ini sebagai cagar alam. Kemudian, pada tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa diresmikan sebagai Taman Nasional oleh pemerintah. Sekarang, wilayah ini dikenal sebagai Taman Nasional Karimunjawa yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Taman nasional ini adalah habitat bagi sekitar 400 spesies fauna laut dan menyimpan banyak ragam ikan hias warna-warni di antara terumbu karangnya. Selain itu, di taman nasional ini juga hidup fauna langka seperti penyu sisik, penyu hijau, dan elang laut dada putih.

Read :   Gua Maria Sendangsono: Wisata Religi Favorit Di Jogja

27 Pulau

Karimunjawa terdiri dari 27 pulau, di mana hanya sekitar 5 pulau yang dihuni, yaitu Pulau Karimun, Pulau Kemujan, Pulau Parang, Pulau Genting, dan Pulau Nyamuk. Sementara itu, 22 pulau lainnya tidak berpenghuni, di mana sebanyak 21 pulau merupakan milik pribadi dan satu pulau lainnya, yaitu Pulau Gundul, dimanfaatkan oleh Tentara Nasional Indonesia sebagai tempat untuk latihan menembak. Sebagai wisatawan, Anda tidak diperbolehkan asal masuk ke pulau-pulau milik pribadi yang ada di Karimunjawa, seperti di Pulau Tengah, Pulau Menjangan Kecil, dan Pulau Mencawakan. Jika ingin mengunjungi pulau-pulau tersebut, Anda perlu membayar terlebih dahulu dan di beberapa titik objek wisata yang ada di Karimunjawa, juga menempati tanah milik perseorangan.

Legenda

Seperti daerah lain di Indonesia, Karimunjawa juga memiliki legenda yang masih dipegang oleh masyarakat sekitar. Menurut legenda tersebut, pulau ini ditemukan oleh Sunan Muria. Pada zaman dahulu, Sunan Muria memerintahkan putranya, Amir Hasan, untuk menuju ke sebuah pulau yang tampak kabur atau “kremun kremun” dari atas puncak Gunung Muria. Tujuannya adalah untuk mengembangkan ilmu agamanya di sana. Karena pulau tersebut tampak “kremun kremun”,

Read :   Kampung Coklat: Seru dan Edukatif, Wisata Keluarga di Blitar

Akhirnya pulau tersebut dinamakan Karimun Jawa yang dalam bahasa Jawa berarti “kremun kremun di laut”. Legenda ini menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang ingin mengeksplorasi sejarah dan budaya lokal di Karimunjawa.

Wisata Alam Lainnya

Selain wisata bahari, Karimunjawa juga memiliki wisata alam lainnya yang tidak kalah menarik, seperti wisata mangrove di Pulau Kemujan. Di sana, Anda dapat menikmati keindahan hutan bakau, melihat kegiatan penangkapan ikan, dan naik perahu untuk menyusuri hutan bakau yang indah. Selain itu, di Karimunjawa juga terdapat wisata air terjun yang berada di Pulau Menjangan Besar dan wisata Goa Gong di Pulau Cemara Kecil. Goa Gong sendiri merupakan goa dengan stalaktit dan stalakmit yang indah dan terkenal sebagai goa yang paling unik di Indonesia.

Karimunjawa memang terkenal dengan keindahan wisata baharinya, namun sebenarnya terdapat banyak wisata menarik lainnya yang bisa dinikmati di sana. Taman Nasional Karimunjawa, pulau-pulau yang eksotis, legenda lokal, serta wisata alam lainnya adalah beberapa hal yang bisa dinikmati oleh para wisatawan di Karimunjawa. Jadi, jika Anda ingin menghabiskan waktu liburan dengan suasana yang tenang dan jauh dari kebisingan kota, Karimunjawa bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda kunjungi.

Read :   De Mangol: Resto Unik, Pemandangan Alam Menakjubkan di Gunung Kidul

Referensi:

Sewa Bus Jakarta